Advertisement

Bagi anak akuntansi cara membuat jurnal penyesuaian ini mungkin gampang saja. Akan tetapi bagi orang yang baru pertama kali memegang hal  tersebut bukanlah perkara mudah.

Simak uraian di bawah ini agar anda bisa memahami hal tersebut dengan baik.

6 Alasan Kenapa Anda Membutuhkan Jurnal Penyesuaian

Setdaknya ada 6 alasan kenapa anda membutuhkan jurnal penyesuasian itu, nah beberapa alasan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk melakukan pencatatan pendapatan perusahaan yang sudah menjadi hak perusahaan
  2. Untuk mencatat biaya-biaya yang menjadi yang sudah menjadi kewajiban perusahaan
  3. Menghitung pendapatan di muka
  4. Untuk menghitung taksiran kerugian yang timbul karena adanya piutang yang  tak ter tagih
  5. Mengetahui penyusutan aktiva tetap yang harus di bebankan pada suatu periode
  6. Untuk menghitung biaya pemakaian perlengkapan

6 Transaksi Keuangan yang Membutuhkan Jurnal Penyesuaian

Tahukah anda ada beberapa jenis transaksi yang sangat membutuhkan jurnal penyesuaian dalam proses pembuatan nya.

Nah beberapa transaksi keuangan yang membutuhkan jurnal penyesuaian tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Penyesuaian penyusutan aktiva
  2. Penyesuaian bayar di muka
  3. Penyesuaian pemakaian perlengkapan
  4. Penyesuaian pendapatan bayar di muka
  5. Penyesuaian beberapa biaya yang harus di bayarkan
  6. Penyesuaian beberapa pendapatan yang akan di terima

5 Jenis Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

Setidaknya ada 7 cara membuat jurnal penyesuaian untuk berbagai transaksi yang bisa anda buat, diantaranya adalah seperti ini:

1. Membuat Jurnal Penyesuaian Untuk Persediaan Stok Barang

Pertama anda bisa membuat jurnal penyesuaian stok barang. Ada 2 macam jurnal penyesuaian dalam persediaan stok yaitu persediaan fisik dan persediaan perpetual.

Untuk dapat membuat jurnal penyesuaian ini maka anda harus cek barang fisik dan buat stok opname nya terlebih dahulu.

Dari data stok opname tersebut maka anti nya bisa kita gunakan sebagai acuan membuat jurnal penyesuaiannya.

2. Membuat Jurnal Penyesuaian Biaya Bayar Di Muka

Jurnal penyesuaian yang kedua ini biasanya digunakan untuk  pembayaran premi asuransi yang mana biasanya biaya asuransi tersebut kita bayarkan di muka.

3. Membuat Jurnal Penyesuaian Pendapatan yang Di Bayar Di Muka

Nah kalo jurnal yang satu ini biasanya di buat untuk kebutuhan pendapatan uang sewa. Biasanya orang yang melakukan sewa akan melakukan pembayaran di muka.

Advertisement

4. Membuat Jurnal Penyesuaian Biaya Yang Masih Akan Dibayar

Jurnal ini biasanya digunakan untuk pencatatan biaya yang sudah terjadi namun belum belum di bayar dan belum di catat dalam akun.

5. Membuat Jurnal Penyesuaian Pendapatan Yang Masih Akan Di Terima

Cara membuat jurnal penyesuaian selanjutnya adalah membuat jurnal penyesuaian biaya yang masih akan di terima.

Jurnal ini biasanya digunakan untuk memperhitungkan pendapatan yang masih akan diterima perusahaan.

Advertisement

Tinggalkan komentar