Advertisement

Untuk Anda yang memiliki perusahaan, pernahkah Anda mengalami sebuah krisis yang berimbas terhadap kredibilitas perusahaan? Tahukah Anda bahwa salah satu langkah untuk menjaga image perusahaan tetap baik adalah dengan memanfaatkan jasa press release?

Proses pembuatan press release ketika terjadi krisis perusahaan dengan jenis press release lainnya sangatlah berbeda. Saat perusahaan mengalami krisis, Anda harus mempertimbangkan segala hal.

Mulai dari reputasi perusahaan hingga kepentingan audiens. Setiap pernyataan yang Anda tulis harus mampu menjawab kebutuhan mereka dan jangan sampai menuai kritikan bahkan kecaman.

“Press release dirancang untuk memberikan informasi kepada wartawan mengenai suatu informasi yang menyangkut perusahaan atau produk Anda yang dianggap patut diketahui oleh publik.

Menulis Press Release untuk Jaga Image Perusahaan yang Terkena Krisis

Dengan kata lain, press release adalah suatu bentuk standar komunikasi perusahaan dengan media,” ujar praktisi komunikasi, ICT BJ Onggo.

Nah, untuk membantu Anda dalam menyusun press release ketika terjadi krisis dalam perusahaan, simak langkah-langkah berikut ini : 

1. Identifikasi audiens

Ketika krisis terjadi, mungkin hanya golongan tertentu saja yang terkena dampaknya dan bukan konsumen secara keseluruhan. Hanya saja, apakah itu berarti press release hanya dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan mereka yang terdampak saja?

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa membantu Anda untuk mengidentifikasi audiens agar press release yang Anda buat bisa mengakomodasi kebutuhan seluruh pihak: 

Siapa yang terdampak dari krisis perusahaan?

Ketika terjadi kecelakaan, pihak yang paling terdampak adalah korban dan keluarga mereka. Ketika terjadi kebocoran data karyawan, maka karyawan menjadi pihak yang paling butuh sebuah pernyataan perusahaan.

Namun, sebagai konsumen dan khalayak umum, mereka juga ingin mengetahui bagaimana perusahaan mampu mengatasi krisis yang terjadi.

Jadi, dengan menjawab pertanyaan ini, Anda akan mampu memprediksi tanggapan seperti apa yang dibutuhkan semua pihak.

Baca juga:  Cara Membuat Footnote di Word HP Android [Tutor Lengkap]

Mengapa mereka mau membaca press release ini?

Pertanyaan ini juga akan menjawab mengapa press release yang akan Anda buat dapat bermanfaat dan berharga bagi pembaca.

Anda bisa menjawabnya dengan melengkapi kalimat berikut “(jenis audiens) saya ingin membaca press release ini karena…”

Sebagai contoh, “Keluarga korban mau membaca press release ini karena mereka menantikan kepastian informasi tentang kronologi kejadian, proses evakuasi, dan kompensasi perusahaan.”

2. Tentukan respons perusahaan

Tanggapan perusahaan adalah bagian terpenting dalam upaya memperbaiki kredibilitas sebuah brand.

Untuk dapat menentukan bagaimana perusahaan merespon krisis, berikut adalah beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum menyusun draft press release.

Apakah perusahaan adalah pihak yang bersalah?

Jika jawabannya iya, maka perusahaan perlu mengakui kesalahan dan segera meminta maaf. Hal ini untuk menunjukkan kepada semua pihak bahwa perusahaan bersedia untuk bertanggung jawab.

Masyarakat akan lebih bersimpati pada pihak yang mau mengakui kesalahan, dibandingkan yang berusaha keras untuk menutupi kekurangan. 

Jika jawabannya adalah tidak atau masih dalam proses investigasi, maka berikan informasi berupa perkembangannya kepada pembaca. Jelaskan komitmen perusahaan untuk mengatasi masalah ini dalam tenggat waktu yang pasti.

Bagaimana perusahaan dapat meyakinkan pihak yang terdampak?

Semua pihak tentu ingin mengetahui solusi nyata untuk membantu mereka yang terdampak, bukan hanya pernyataan diplomatis atau cari aman. Hal inilah yang seharusnya tercantum dalam press release saat terjadi krisis.

Langkah lain untuk meyakinkan mereka adalah dengan memberikan penjelasan tentang bagaimana perusahaan dapat mencegah hal yang serupa agar tak terjadi lagi di kemudian hari.

Bagaimana perusahaan membantu pihak yang terdampak?

Buatlah analisis sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan penyelesaian dan pencegahan. Kemudian, jelaskan metode realistis yang akan dilakukan perusahaan untuk mengatasi krisis ini.

Baca juga:  Cara Menjadi Moderator Presentasi yang Baik dan Benar

3. Tentukan tone of voice

Jika perusahaan ternyata benar-benar melakukan kesalahan, tone of voice yang rendah hati namun terdengar kompeten merupakan pilihan yang tepat.

Dengan begitu, publik akan melihat bahwa perusahaan tidak hanya mengakui kesalahannya, namun juga mampu mengimplementasikan solusi yang tepat.

Jangan sampai setelah membaca press release, publik malah menilai perusahaan bersikap tak acuh. Ini akan mengurangi kredibilitas perusahaan.

4. Hindari pembelaan defensif

Bagian inilah yang umumnya mendapat kritik dari audiens ketika ada perusahaan yang membuat press release saat krisis terjadi.  Terutama ketika opini publik yang terbentuk sudah sangat negatif.

Kendati faktanya perusahaan masih melakukan investasi dan belum jelas siapa yang bersalah, langkah terbaik dalam situasi seperti ini adalah dengan tidak membela diri atau melakukan pembenaran terhadap apapun.

Meski demikian, hati-hati jangan sampai press release Anda hanya memuat statement kosong yang justru kembali memancing kritik publik.

5. Hanya tulis fakta

Sebaiknya Anda juga hindari pernyataan yang bukan fakta seperti pembelaan terlebih tuduhan yang berusaha menyudutkan satu pihak.

Yang tidak kalah penting juga, cantumkan kontak yang dapat dihubungi oleh pihak yang terlibat jika sewaktu-waktu mereka membutuhkannya.

Seperti diketahui, press release dalam suatu perusahaan atau lembaga biasanya ditulis oleh bagian Public Relation atau bagian humas. Bagian humas ini akan menghubungkan perusahaan dengan masyarakat. 

Advertisement

Lantas, mengapa press release sangat dibutuhkan oleh perusahaan? Mungkin pertanyaan seperti itu sering muncul dalam benak Anda.

Sebenarnya tidak ada jawaban yang pasti, namun secara garis besar ada tiga jawaban. Pertama, Press karena dapat sebagai media untuk memperkenalkan sebuah produk perusahaan. Kedua, mengabarkan sebuah informasi yang berkaitan dengan suatu kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perusahaan atau lembaga.

Baca juga:  19 Cara Membuat PowerPoint yang Menarik [For Newbie]

Ketiga, menyampaikan sebuah informasi yang berhubungan dengan perusahaan atau lembaga.

Apabila mengacu berdasarkan tiga jawaban tersebut, maka pembuatan press release membutuhkan kemampuan berpikir yang tinggi agar tidak ada kesalahan dalam penulisan.

Kemudian, wajib menggunakan bahasa yang dapat menarik pembaca, hingga mengalihkan informasi miring yang berkaitan dengan perusahaan atau lembaga.

Anda dapat memanfaatkan layanan jasa press release yang memudahkan pekerjaan Anda dalam urusan menciptakan branding dan menjaga kredibilitas perusahaan. 

Jasa press release adalah layanan yang membantu individu maupun organisasi untuk menerbitkan berita di media online nasional maupun daerah.

Melalui agensi jasa publikasi media online, Anda dapat menerbitkan berita rilis untuk berbagai keperluan. Bangun kepercayaan dengan meyakinkan bahwa Anda diliput media ternama.

Advertisement

Tinggalkan komentar