Advertisement

Mengerjakan matematika akan menjadi mudah, jika kamu memahami rumus Microsoft Excel dan fungsinya. Aplikasi pengolah angka ini dibekali dengan banyak functions yang dapat memecahkan persoalan hanya dengan memasukkan rumus tertentu.

Matematika sendiri merupakan salahsatu bidang functions yang termasuk dalam rumus dasar Excel. Lebih lengkap, kamu juga bisa menggunakan function Logika, Text, Date and Time, Lookup and Reference, Statistical, Information, dan Database.2

Daftar Rumus Microsoft Excel dan Fungsinya

Fungsi pada Excel atau juga disebut function merupakan rumus yang ditetapkan untuk menghitung dengan nilai dalam urutan tertentu. Khusus pada bidang matematika, kamu bisa mencoba beberapa rumus berikut ini:

1. Fungsi SUM

SUM merupakan rumus Excel penjumlahan yang paling sering digunakan dalam soal matematika. Cakupannya dapat berbentuk sel, range, array, rumus, konstanta, maupun hasil dari perhitungan fungsi lainnya.

Cara menggunakan SUM untuk mengerjakan penjumlahan di Excel adalah dengan menulis rumus:

rumus Microsoft Excel dan fungsinya

=SUM (angka 1; angka 2; …)

Keterangan:

  • Angka 1 dan 2 merupakan argumen atau nilai yang ingin kamu jumlahkan. Batas maksimal mencapai 255 argumen.

 2. Fungsi SUMIF

Rumus Microsoft Excel dan fungsinya yang tidak kalah penting adalah SUMIF. Hampir sama dengan sebelumnya, namun kali ini terdapat kriteria atau syarat sebagai acuan untuk menjumlahkan range.

Adapun penulisan rumus SUMIF untuk menghitung penjumlahan bersyarat adalah sebagai berikut:

=SUMIF (Range; Kriteria; …)

Keterangan:

  • Range adalah kumpulan beberapa cell berisi angka yang akan diterapkan kriteria tertentu.
  • Kriteria berarti ketetapan yang membuat range bisa dijumlahkan atau tidak. Bentuknya dapat berupa teks, angka, ekspresi logika, sel, atau fungsi lain.

Baca juga: Formula untuk Merubah Huruf Kapital di Excel 

3. Fungsi ROUND

SOUND menjadi rumus Microsoft Excel dan fungsinya yang berguna saat kamu akan membulatkan angka di belakang koma dalam bilangan desimal. Pembulatan dapat dilakukan ke atas maupun ke bawah.

Pembulatan bilangan desimal dengan Excel tetap menggunakan kaidah matematika, yaitu apabila angka dibelakang koma kurang dari 5, maka akan dibulatkan ke bawah. Sementara angka lebih dari atau sama dengan (>=) 5, berarti pembulatannya ke atas.

Bagi kamu yang ingin membulatkan bilangan desimal dengan fungsi ROUND, cara penulisan rumusnya, yaitu:

rumus Microsoft Excel dan fungsinya

=ROUND (angka; jumlah digit; …)

Keterangan:

  • Angka adalah nilai desimal yang akan dibulatkan.
  • Jumlah digit mengacu pada banyaknya pembulatan yang akan diterapkan ke dalam bilangan desimal.

4. Fungsi CHOOSE

Sesuai dengan namanya, rumus Microsoft Excel dan fungsinya satu ini dibutuhkan saat kamu ingin memilih secara otomatis nilai tertentu dari daftar nilai. Sekilas fungsi ini terlihat sama dengan rumus INDEX, namun disini berupa nomor urut dari range.

Bentuk penulisan rumus CHOOSE pada Excel, yakni:

=CHOOSE (Index Number; nilai 1; nilai 2, …)

Keterangan:

  • Index Number wajib diisi dalam bentuk rumus, angka, atau referensi sel yang bernilai 1-154.
  • Nilai 1, 2, dan seterusnya dapat berupa angka, rumus Excel, teks, atau referensi sel. Minimal harus terdapat satu nilai yang dimasukkan, sebab itulah yang akan dipilih dan dieksekusi berdasarkan informasi pada Index Number.

5. Fungsi INT

Rumus Microsoft Excel dan fungsinya yang tidak kalah penting dalam kelompok matematika adalah INT. Kegunaannya adalah menghilangkan angka di belakang bilangan desimal, sehingga dihasilkan bilangan bulat ke integer terdekat.

Bilangan desimal yang dibulatkan memang membuat nilai menjadi tidak akurat. Namun, hal ini seringkali dibutuhkan untuk meringkas data dalam matematika. Maka dari itu, fungsin INT tidak hanya berguna saat di sekolah, namun juga dunia kerja.

Teknik penulisan fungsi INT dalam Excel, yaitu:

=INT (Angka)

Keterangan:

  • Angka merupakan argumen pada fungsi INT berupa bilangan desimal yang ingin dibulatkan ke bawah atau integer terdekat.

6. Fungsi ODD

ODD merupakan rumus Excel yang berguna untuk membulatkan keatas bilangan desimal menjadi bilangan ganjil terdekat. Banyak yang menyebut rumus Microsoft Excel dan fungsinya ini sama dengan sebelumnya karena juga membulatkan.

Cara menggunakan rumus ODD untuk membulatkan bilangan di Excel, adalah sebagai berikut:

=ODD (Angka)

Keterangan:

  • Angka berarti nilai desimal tertentu pada sel yang akan dibulatkan ke atas menjadi bilangan bulat ganjil.

7. Fungsi EVEN

EVEN menjadi contoh rumus Excel yang menjadi kebalikan dari sebelumnya. Rumus ini dibutuhkan saat kamu akan membulatkan angka desimal menjadi bilangan bulat genap di atasnya.

Penulisan rumus EVEN ke dalam Excel untuk menghilangkan angka di belakang koma, yaitu:

=EVEN (Angka)

Keterangan:

  • Angka pada rumus ini sama dengan sebelumnya, yaitu bilangan desimal yang ingin diubah menjadi bilangan bulat genap di atasnya. Pada fungsi ini kamu hanya bisa memasukkan satu argumen.

Baca juga: Cara Membuat Hari dan Tanggal Otomatis di Excel

8. Fungsi RAND

Rumus ini masih tergolong dalam pengolah angka desimal, tepatnya menghasilkan angka antara 0 dan 1 secara acak. Biasanya diambil dari deretan angka desimal cukup banyak pada sebuah cell.

Cara menulis rumus Excel RAND untuk mengambil angka secara random, yaitu:

=RAND ( )

Keterangan:

Kamu mungkin berpikir, mengapa tidak ada argumen apapun yang tertulis dalam rumus tersebut? Jawabannya karena fungsi ini tidak memerlukan parameter apapun untuk menuliskan angka desimal secara acak.

9. Fungsi MOD

Rumus Microsoft Excel dan fungsinya selanjutnya memudahkanmu untuk memperoleh nilai sisa dari pembagian tertentu. Misal, apabila kamu menghitung manual 20 : 3 maka hasilnya adalah 6 sisa 2.

Cara memperoleh sisa pembagian memang mudah, namun apabila datanya banyak tentu akan mudah dan cepat saat menggunakan rumus Excel.

Penulisan fungsi MOD adalah sebagai berikut:

rumus Microsoft Excel dan fungsinya

=MOD (Nilai Angka; Nilai Pembagi)

Keterangan:

  • Nilai angka adalah angka utama yang akan dibagi
  • Nilai pembagi berarti angka yang dipakai untuk membagi sehingga terdapat nilai sisa.

10. Fungsi CEILING

Metode pembulatan pada matematika dapat diselesaikan melalui berbagai cara. Salahsatunya rumus Microsoft Excel dan fungsinya yang berupa CEILING. Rumus ini dipakai untuk membulatkan ke atas pada nilai kelipatan tertentu.

Advertisement

Penggunaan CEILING dalam Excel dilakukan dengan cara menuliskan rumus sebagai berikut:

=CEILING (Angka; Kelipatan)

Keterangan:         

  • Angka merupakan sel berisi nilai yang akan dibulatkan menjadi kelipatan tertentu.
  • Kelipatan adalah angka yang menjadi acuan sebuah angka akan dilipatkan pada bilangan bulat tertentu.

11. FLOOR

Kebalikan dari rumus sebelumnya, FLOOR akan membulatkan suatu angkan ke dalam kelipatan tertentu di bawahnya. Hal ini berati nilai argumen harus lebih besar dari hasilnya.

Cara menggunakan rumus Excel FLOOR adalah menuliskan rumus berikut ini:

=FLOOR (Angka; Kelipatan)

Keterangan:

  • Angka adalah bilangan yang ingin dibulatkan.
  • Kelipatan merupakan nilai tertentu yang dijadikan pedoman kelipatan ke dalam bilangan bulat.

12. Fungsi SUBTOTAL

Menjumlahkan ratusan data secara manual tentu sangat akan merepotkan, terlebih jika kamu tergolong orang yang tidak teliti. Satu saja angka yang terlewat sudah pasti mengubah hasil yang benar. Solusinya, kamu dapat menggunakan SUBTOTAL.

Rumus ini berguna untuk menghitung nilai subtotal sebuah database tanpa memperhatikan data filter. Cara penulisannya adalah sebagai berikut:

=SUBTOTAL (Kode fungsi; Referensi 1)

Keterangan:

  • Kode fungsi berupa angka 1-11 atau 101-111 yang akan mewakili fungsi Excel tertentu.
  • Referensi 1 dan seterusnya berarti range referensi atau beberapa sel yang ingin dihitung nilai subtotalnya.

Baca juga: 8 Bagian Penting di Microsoft Excel

Keterampilan mengoperasikan Excel ternyata berguna untuk memudahkan banyak hal, termasuk menyelesaikan persoalan matematika. Kamu dapat memulainya dengan mempelajari rumus Microsoft Excel dan fungsinya sampai tuntas.

Advertisement

Tinggalkan komentar